latihan mental atlet dengan teknik visual dalam hypnosport

Latihan mental untuk atlet olahraga menggunakan metode Mental Rehearsal

Mental Rehearsal

Hipnosport atlet
Mental Rehearsal atlet

Salah satu metode atau cara untuk melatih mental bagi seorang atlet disebut Mental Reheasal adalah kegiatan untuk kelakukan aksi tertentu tanpa melibatkan fisik anggota tubuh.

Teknik Mental Rehearsal atau disebut Mental Imegery disebut juga Future Pacing oleh sebagian besar praktisi hypnoterapy ( NLP ) di Indonesia.

Mental Rehearsal merupakan teknik latihan mental dan psikologis bagi atlet untuk meningkatkan motivasi , performa , dan percaya diri dengan melakukan gambaran visual gerakan yang akan dilakukan dengan berulang - ulang didalam fikiran.



Pelatihan Mental Orahraga dengan Ilustrasi gerakan tersebut akan dapat lebih efesien dan efektif hasilnya jika dilakukan dengan prinsip - prinsip hypnoterapy, baik dilakukan secara mandiri / self-hypnosis maupun dengan bantuan terapi.

Varisasi pengembangan latihan Mental Rehearsal selain berupa mental imagery dapat juga dilakukan Future Pacing, atau Role Model atlet idola.

Langkah melakukan dan cara melatih ketrampilan Mental Rehearsal sebagai berikut :
  1. Relaksasi badan dan fikiran, lebih dalam lebih baik.
  2. Atur nafas , nikmati kedalaman dan kedamaian suasana relax.
  3. Buatlah jangkar dengan pengalaman yang menyenangkan, perkuat perasaan tersebut.
  4. Mulai visualisasi gerakan yang akan dilakukan, buat semakin detail dan semakin cepat. ulangi sebanyak mungkin.
  5. Tetap dalam kondisi tenang, lakukanlah gerakan tersebut, biarkanlah fikiran bawah sadar anda yang menuntun anda.
  6. Improvisasasi teknik Mental Reheasal sesuai dengan teknik lainya, sesuai pengalaman.
Penjelasan dengan video silahkan lihat :


Citra Mental ( Mental Imagery ) dapat digunakan atlet untuk :
  • Membiasakan atlet dengan situasi kompetisi atau pertandingan yang akan dihadapi, untuk melatih skill baru dengan pola bermain yang kompleks atau rutin dll
  • Memotivasi atlet dengan mengingat gambar dari tujuan mereka untuk sesi, atau keberhasilan dalam kompetisi masa lalu atau mengalahkan pesaing dalam kompetisi.
  • Mengurangi pikiran negatif dengan berfokus pada hasil yang positif
  • Mengurangi konsekwensi cidera dan kelelahan dalam memepelajari teknik baru.
  •  Memfokuskan kembali atlet ketika diperlukan misalnya jika performa menurun, citra dari performa terbaik sebelumnya atau fokus terbaik sebelumnya  dapat membantu atlet kembali ke jalur
  • Melihat kekuarangan dan keberhasilan atlet itu sendiri secara mandiri dengan melihat sebagai orang ketiga dalam alam bawah sadar ( Object Imagery )
  • Citra mental tidak harus fokus pada hasil, tetapi pada tindakan untuk mencapai hasil yang diinginkan.





Dalam psikologi olahraga "pola breaking" rutinitas digunakan untuk membantu mencegah atlet jatuh ke sikap negatif ini. A "pola breaker" bisa menjadi kata atau frase yang digunakan oleh pelatih dalam pelatihan atau kompetisi untuk memindahkan atlet dari sikap negatif ke positif. Banyak atlet memiliki panutan yang mereka mencoba untuk meniru. Memberikan model peran ini cocok maka nama mereka bisa menjadi "pola breaker" frase untuk pelatih untuk digunakan ketika atlet mengambil sikap negatif terhadap tugas. Mendengar nama model peran mereka atlet akan mengalihkan fokus mereka ke bagaimana model peran mereka akan bereaksi dan menganggap sikap positif untuk tugas itu. Lembur atlet akan mulai mengenali ketika mereka berfokus pada pikiran negatif dan menggunakan "pola melanggar" kata atau frase (mengulanginya di kepala mereka) untuk mendapatkan diri mereka untuk mematikan pikiran negatif dan kembali ke sikap positif.

Model latihan Mental Rehearsal dapat dikemabangkan dengan metode dan teknik hypnoterapi lainya misalnya :


- Future Pacing : Dimana atlet  dalam keadaan hipnosis diajak mengalami dan merasakan kesuksesan di masa yang akan datang untuk mengambil jangkar emosi guna mendapatakan kekuatan dan percaya diri yang tinggi untuk menghadapi tantangan latihan dan pertandingan yang akan dilalui sang atlet.

- Role Modeling : yaitu atlet melalui alam bawah sadar merasakan dan menghayati menjadi sosok atau tokoh yang menjadi modelnya untuk diilhami dalam melakukan teknik atau mendapatkan karakter tertentu.

- Juga teknik - teknik hypnosport yang lain misalnya : Reframing untuk merubah cara berpikir atlet, Direct Suggestion, Object Imagery yaitu teknik visualisasi dengan bantuan betuk object lain baik sebagai orang pertama , orang kedua, maupun orang ketiga.

Kami membuka layanan hypnosport yaitu metode hypnoterapi untuk atlet olahraga, anda yang ingin konseling dapat mencoba untuk mengajukan permohonan dengan mengisi intake berikut :

Intake Pendaftaran Hypnosport


Komentar